Mis Biutipul menandai Anda dalam kiriman. Begitu kurang lebih notifikasi pesbuk di suatu pagi. Waaah, alhamdulilah. Hati berbunga-bunga. Ternyata dia masih ingat sama saya. Teman lama yang sudah lama nggak kontakan. Akhirnya karena kelamaan jadi malu negur duluan. Nggak peduli mesti berangkat kerja itu notifikasi yang biasanya cuman digeser langsung di-klik. Lalu jeng! Jeng! Jeeeeng! Ternyata di-tag promosi MLM. Bak antiklimaks, ngenesnya disana, gemes juga disitu, belum malu udah kegeeran, tapi porsi terbesar adalah rasa kecewa. Gimana ya? Yaaah, campur aduk gitulah. Ada yang pernah ngalamin? Mungkin bisa mendeskripsikan lebih baik. "Kamu sensitif banget sih? Namanya juga orang usaha." Iya, saya ngerti. Apalagi yang baru gabung mesti lagi semangat-semangatnya toh? Tapi apa harus main tag, atau langsung inbox tanpa ba-bi-bu sebelumnya. Jujur, bukannya tertarik saya jadi illfeel duluan. Apalagi kalau yang ngetag itu bukan orang yang dikenal. Reaksi saya ini mesti banyak ...
Sebuah muara dari aliran-aliran kata yang tak tertumpahkan di tempat bernama bumi.