Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2017

Uang

Akhir tahun 2011, beberapa hari sebelum berangkat ke Bali saya berkeliling ke rumah 'orang tua yang lain'. Sejauh ini masih ada tiga pasang. Alhamdulillah.. Rumah terakhir yang saya kunjungi adalah rumah Inaq dan Amaq di Bendung. Saat akan berpamitan, Inaq menyelipkan beberapa lembar uang saat bersalaman. Sontak saya menolak, tetapi Inaq tak menerima kata tidak. Satu menit selanjutnya diwarnai saling pindahkan uang dari satu tangan ke tangan yang lain. Sampai akhirnya saya yang mengalah. Meringiskan kalimat 'mengapa mesti repot-repot'. Uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain. Sampai di gerbang kembaran saya menjelaskan "Memang seperti itu adatnya disini kalau seorang anak akan pergi jauh. Diterima saja. Sebagai tanda restu orang tua." Hiks.. Hati ini berembun. Banyak dari kita yang tak mau menerima uang pemberian orang tua, keluarga, ataupun orang yang telah merasa dibantu. Dengan alasan sudah ada. Sudah dewasa, sudah bekerja. Mending buat belanja...

The Act Of Love

"Mau buat surat keterangan sehat (SKS) untuk apa Pak?" Saya bertanya pada dua orang Bapak yang masuk Poli Umum. Mereka sepantaran dan mirip. Umur keduanya mungkin sekitar 40an tahun. "Buat SIM A Bu", jawab si Bapak yang berdiri. Selanjutnya saya sebut Bapak A. "Oh nggih, tahu golongan darahnya Pak?" Saya bertanya lagi. "A Bu." Kembali Bapak A menjawab. "A?" Saya pastikan kembali pada Bapak yang duduk di depan meja pemeriksaan. Selanjutnya disebut Bapak B. Yang mau buat SKS siapa yang jawab siapa. "Ia Bu, A. Waktu itu pernah diambil darah pas anak saya sakit." Lalu pemeriksaan berlanjut. Ukur tinggi dan berat badan, cek tensi, hingga akhirnya tes buta warna. "Tes buta warna dulu ya Pak?" Saya meletakkan Ishihara Test di depan Bapak B. Tetiba bapak A yang tadinya diluar ruangan mendadak masuk. "Bu, dia nggak terlalu bisa yang begitu. Kalau nyetir pinter kok Bu." Dalam hati mikir disini bukan buat tes...

Pemimpin

Pernah ketemu sama 'pemimpin'? Apapun itu. Kelas, sekolah, organisasi, desa, daerah, pasukan. Menurut pengalaman pribadi, ada yang khas dari orang-orang ini. Entahlah mungkin itu namanya aura. Biasanya akan terbukti setelah interaksi berlanjut. Ooooh ternyata orang ini.. Jadi bayangin dong herannya hati ini ketika ketemu sosok junior yang katanya pemimpin di 'daerahnya' tetapi nggak punya 'aura' itu? Setelah bertemu sekian kali masih juga belum percaya kalau dia itu beneran pemimpin. Bukan hanya karena ketiadaan 'aura', tapi gesturnya juga. There's something off about it. But I can't pin point it. Akibat kekepoan suatu sore, saya menemukan jawabannya. Ternyata ia sedang mengalami fase sulit. Kedua orang tuanya bercerai dan mengalami masalah lain. Keseriusan dampaknya bisa dilihat dari nilai akademik yang terjun ke titik nadir. Lifeless. That's what I saw in him. Kedua matanya sayu, bicara perlahan, senyum yang tak lepas, bahu yang turun...

Lembo Ade Cpc

Lembo Ade Cpc Kemarin malam jenguk tetangga yang baru diserempet mobil. Pergelangan kaki kanan bengkak. Jika berjalan harus ngesot saking sakitnya. Syafakallah Miq Tuan. Kunjungan itu menarik kembali ingatan ketika kaki kiri saya bengkak. Sprain karena jatuh dari tangga. Yang entah mengapa esok lusa berkembang menjadi kabar 'Fitria patah tulang belakang. Kasian ya?' di kampus tercinta Poltekkes Kemenkes Mataram. Kejadiannya kalau tidak salah akhir semester tiga, beberapa hari menjelang yudisium dan Capping Day. Acara penyematan kap bagi mahasiswa keperawatan. Dalam mengerjakan tugas, ada dua tipe mahasiswa. 1) Menganggap tugas ada untuk diselesaikan dan 2) Menganggap tugas ada untuk dihindari dan akan diselesaikan dengan jurus pamungkas 'the power of kepepet'. Sayangnya saya adalah mahasiswa tipe kedua dimana ketika mahasiswa tipe pertama sudah lenggang kangkung saya baru mondar-mandir dengan kecepatan 4G. Syukurnya Allah Yang Maha Adil itu masih berbaik hati pada ...