Akhirnya berkesempatan juga membacanya. Meski hanya dari format pdf. Khas Tere_Liye. Berhasil membuatku menitikkan air mata. Walaupun tak sampai tergugu. Dan aku mengerti. Mengapa ia mencintai novel ini. Potongan teka teki itulah telah sempurna. Aku menduganya sejak dulu. Jika ingin jujur dan mengesahkan diri sebagai seorang yang sombong, maka akan ku katakan jika firasatku seringkali benar. Cinta yang tak terkatakan lebih menyakitkan daripada cinta yang tertolak, katanya. Dan bukan hanya katanya, kenyataan juga membuktikan demikian. Ibuq malah telah bertahun lalu mengatakan, perempuan bagaimanapun besar cintanya akan bisa lulus dengan kebaikan lelaki. Tetapi lelaki, dengan segala pembawaannya bisa menipu. Jika cinta ia akan memuliakan, jika tidak ia bisa meninggalkan. Ini berlaku untuk lelaki kebanyakan. Jauh-jauh hari Ibuq mengingatkan pilihan itu. Pilihlah ia yang mencintaimu. Insya Allah I will, one day. Lalu apa kabar dengan hatiku? Tokoh siapa yang akan mampu mewakiliku? Den...
Sebuah muara dari aliran-aliran kata yang tak tertumpahkan di tempat bernama bumi.