"Jadi sekali lagi saya tegaskan, apa kamu sanggup bekerja disini tanpa menerima gaji? Dan sanggup di kemudian hari tidak menuntut itu apalagi diangkat menjadi PNS?" Jika ditanya seminggu yang lalu, aku masih akan ragu menjawab. Antara bilang yang sebenarnya atau apa yang ingin mereka dengar. Jujur aku sangat bimbang menerima posisi magang ini, karena tahu benar tanpa gaji. Sedangkan di Namira yang bergaji pun aku masih ngos-ngosan. Akhir bulan tetap minta di ibu. Belum lagi jika ditambah fakta aku ragu diterima murni atau karena ada apanya. Ibuq dan Mamiq begitu gembira mendengar kabar ini. Setidaknya anaknya bekerja setiap hari dan tempatnya tidak terlalu jauh. Belum lagi jika dihitung ada peluang untuk menjadi PNS. Masalah gaji nomer sekian. Tetapi alasan paling kuat adalah karena mendengar nasihat dari Mas Ippho Santosa. "Jika anda bekerja dengan ketekunan orang yang pantas digaji 10 juta tetapi hanya mendapatkan 2 juta dari tempat anda bekerja, maka percayalah. A...
Sebuah muara dari aliran-aliran kata yang tak tertumpahkan di tempat bernama bumi.