Kenapa anak bawel ini sampe masuk di blog? Begini ceritanya. Alkisah suatu sore, waktu saya lagi duduk mumet stadium 3 di klinik (aaapa coba maksudnya?) terdengarlah sebuah percakapan di teras luar. "Hamzah, nanti kamu kalo gede mau nikah sama Manda atau sama Ammah Fitri?" ini suara Arya. "Sama Ammah Fitri dong!" jawab si Hamzah. "Aku juga besok mau nikah sama Ammah.." kata Arya. "Yeeee, aku dong yang sama Ammah. Kan aku duluan.." Hamzah rupanya tak mau kalah. Hahahaha.. Mumet yang tadi stadium 4 langsung cair jadi tawa. Dasar anak-anak. Celoteh mereka begitu lepas dan jujur. Percakapan itu mungkin hanya semusim lalu buat mereka. Tapi sesuatu banget buat saya. Bisa buat saya mikir: gue ga jelek-jelek amat! *walaupun lakunya di kalangan anak-anak. Qiqiqiqi.. Dan yaaaah, mungkin ini tergolong narcism, tapi ingatan memang sering meluncur kembali pada kejadian itu. Apalagi jika kadar kepedean sedang di titik nadir. Dan somehow tadaaa, pede saya...
Sebuah muara dari aliran-aliran kata yang tak tertumpahkan di tempat bernama bumi.