"Kok Nabi matre sih?" Salah satu pertanyaan konyol saya saat membaca doa Nabi Sulaiman di Surat Shaad ayat 35. Beliau meminta kerajaan yang tidak dimiliki siapapun setelahnya. Padahal kurang apa coba? Jangankan kekayaan, bicara dan memerintah hewan aja bisa, menyuruh jin gampang, beliau bahkan bisa mengontrol angin! Siapa manusia yang akan menang melawan barikade selengkap itu? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini datang dari kajian singkat Ustad Nouman Ali Khan. Semoga Allah merahmatinya. Beliau menjawab, pahami dulu doanya. Baru akan mengerti mengapa Nabi Sulaiman meminta hal demikian. Doanya tidak sesederhana 'meminta dunia'. Jauh dari itu. Doa ini diawali dengan minta ampunan, sesuatu yang sangat besar. Karena ketika ampunan Allah sudah ada di genggaman, maka tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Kedua, Nabi Sulaiman paham siapa dirinya dan kelebihan apa yang dimilikinya. Ia adalah anak seorang Nabi yang juga menjadi pemimpin. Tumbuh besar dalam asuhan d...
Sebuah muara dari aliran-aliran kata yang tak tertumpahkan di tempat bernama bumi.