Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2017

Idul Fitri 1438 H

Bahkan ketika kau di hadapanku, aku masih merindukanmu (Winter Sonata) Ini adalah ungkapan yang paling mewakili perasaanku saat ini. Ramadhan belum lagi pergi, tapi aku sudah sangat bersedih. Dan kesedihan itu menemui puncaknya pagi ini. Subuh terakhir di bulan mulia ini. Yaa Rabb, masih begitu sedikit amalku. Masih tak ku isi ia dengan maksimal. Target-target banyak tercecer. Terkendala urusan dunia. Yaa Allah, saksikanlah bahwa di antara urusan dunia itu adalah untuk membantu kedua orang tua hamba. Karena itu terimalah semua amaliah Ramadhan hamba meskipun sedikit. Maafkanlah segala kesalahan hamba dan golongkanlah hamba sebagai orang yang bertakwa. Aamiin. Entah apakah ini Ramadhan terakhir atau bukan. Tetapi tetap hamba sematkan doa semoga bertemu lagi dengan Ramadhan-Ramadhan selanjutnya. Semoga sudah bersama suami dan anak. Aamiin. Semoga bekal Ramadhan ini cukup untuk menghadapi dahsyatnya godaan 11 bulan berikutnya. Dimana setan akan kembali merekrut pengikut. Sementar...

Cerita Untuk Emak

CERITA UNTUK EMAK Suatu pagi di pasar tradisional.. "Adik, ini lho bagus. Namanya celana jins. Makin ganteng kalo Adik pake.." Seorang penjual tampak merayu anak lelaki berumur sekitar empat tahun. Si anak menggeleng. Ibunya menghela napas panjang, sambil membuka kencing celana berkata "Sayang, ayo dicoba. Besok kalo kamu sendiri yang nggak pake baju lebaran sementara semua temenmu pake kan ga enak dilihat.." Si anak masih kekeuh menggeleng. Kedua tangan dibawa ke belakang punggung. Matanya tampak melirik kesana kemari. Kakinya sudah mundur-mundur. Kalau saya yang jadi si ibu, sudah banjir ciuman si anak. Mungkin ditambah satu dua tetes air mata bahagia. Terus pulangnya nulis status menggelitik-inspiratif ala Mak Tiri Rini Renjiro Trisnowati. Bersyukur anak saya anti mainstream. Dalam hal baik, insya Allah. Tetapi, saya belum jadi seorang ibu. Maka saya akan menuliskan dari sudut pandang seorang anak. Dear Emak.. Sejak awal saya adalah manusia berbeda. Sema...

Tips Ketika Balita Pup di Tempat Umum

Judulnya agak sotoy, mengingat yang nulis belum menikah apalah lagi punya Balita. Sudah sok-sokan memberi tips. Tetapi saya hanya ingin berbagi pengalaman pagi ini. Sudah lebih seminggu adik dari Ibuq datang ke rumah. Biasanya menjelang Ramadhan beliau bekerja membuat aneka kue Lebaran. Dan tahun ini pun tak alpa. Beliau membawa serta kedua anak laki-lakinya. Sedari si paling besar baru lahir  (sekarang umurnya 9 tahun) saya selalu kebagian menjadi banyak sitter. Demikian juga dengan anak kedua yang sekarang berumur 2,5 tahun. Keduanya tetap lengket alhamdulillah. Beda anak beda pintar. Juga beda perangai. Jika Si Kakak dibawa kemana-mana selalu anteng dan tak pernah ada masalah, tidak demikian dengan si Adik. Dia lebih rewel dan jika sudah mau sesuatu susah sekali menghentikan tangisnya. Pelajaran dari anak pertama membuat bibi saya tak mau memakaikan diaper pada si Adik kecuali pada situasi-situasi tertentu. Dia memang sudah bisa memberitahu jika akan pipis atau pup. Tapi tid...