Knowing is half of the battle.
Mendengar ungkapan ini sudah lama sekali, dan cukup sering mendongkrak pede karena merasa tahu atau mau mencari tahu.
Tapi ternyata, perjalanan hidup tak sekali menjungkirbalikkan kebanggaan atas 'merasa tahu'.
Ya, pengetahuan saja tak cukup. Bahkan walaupun itu sudah setengahnya dari memenangkan pertempuran. Karena setengahnya lagi adalah hal-hal tak terduga yang kita harus lakukan untuk bertahan.
Seperti mengakui diri lemah, kemudian untuk menghiba kekuatan pada Yang Maha Kuasa. Menerima kadang keinginan harus bertentangan dengan orang-orang terkasih. Meyakinkan diri bahwa yang dicinta akan baik-baik saja meskipun dunia mengatakan sebaliknya.
Di sebalik sesumbar pengetahuan, ada tingginya pemahaman, dan agungnya kesabaran.
Pun setelah menyertakan semua, kita masih harus berlelah-lelah dengan baik sangka. Namun semua akan terbayar ketika akhirnya kita benar mengerti bahwa Allah tak akan memberi ujian diluar batas kemampuan hambaNya.
Jangan menyerah, tetap bersangka baik dan melakukan usaha terbaik. Nanti Allah yang akan bolak balikkan hati dan kehidupan. Tak ada yang mustahil bagiNya, apalagi jika kita percaya.
Tak apa merasa tak mampu. Wajar jika stres bertumpuk. Atau ada ketakutan yang selalu datang. Asal tawakal jangan hilang, asal doa tak lagi berbilang.
Comments
Post a Comment