I don't know when did solitudeness become my best friend.
Berinteraksi dengan banyak orang, berusaha mengingat-ingat nama yang terkubur sekian tahun di alam bawah sadar membuatku malu. Betapa tak pernah sebelumnya dunia kami bersinggungan. Mungkin pernah, tetapi aku yang tak begitu memperhatikan. Sama seperti ketika mengendarai sepeda motor, pandanganku hanya fokus ke depan. Dan dalam pikiranku sendiri.
I love being invisible. When I can blend with the surrounding but going unnoticed. When I can perfectly sit in a corner and look at people around me. Really look at them. Dissect every part. Read every emotions. And sometimes, envy some happiness in them.
Comments
Post a Comment